Selamat Datang di Blog saya. Semoga hari anda menyenangkan dan Terima Kasih sudah mampir :)
Tampilkan postingan dengan label Wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata. Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 September 2013

Berwisata ke Tapak Tuan

Halo semua, sudah lama saya tidak menulis di blog tercinta ini. Sewaktu dibuka kembali uuuuh banyak sekali debu bertebaran, eaaaaak ngarang hahaha. Kali ini saya akan menyampaikan wisata terbaru saya di Tanah Rencong. Kali ini saya berjalan-jalan ke sisi selatan Aceh yakni Tapak Tuan.

Tapak Tuan adalah sebuah Kecamatan di Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh, Indonesia. Nah, Tapak Tuan ini lebih dikenal sebagai Kota Naga. Kenapa disebut demikian, nanti akan saya jelaskan lebih jelasnya setelah iklan berikut ini. Ah, kelaman, macam di televisi saja hahaha.

Lama perjalanan Tapak Tuan dari Kota Banda Aceh sekitar kurang lebih tujuh jam. Lumayan jauh emang dan bisa delapan atau sembilan jam jika mengendarai kendaraan umum. Ketika kita memasuki Kota Tapak Tuan kita akan disambut dengan relief berbentuk naga pada dinding di lereng bukit. Kenapa Tapak Tuan disebut Kota Naga karena dikisahkan pada zaman dahulu kala ada sepasang naga yang bisa digolongkan emm tidak berbahaya kali ya, (setelah saya baca kisahnya). Konflik dimulai saat sepasang Naga ini menemukan seorang bayi mungil dalam keranjang yang hanyut di lautan. Nah, bayi mungil ini bukan menjadi santapan para Naga, malah para Naga memelihara bayi manusia ini seperti anak mereka sendiri. Lihat, Naga yang ramah bukan?

Kamis, 15 Maret 2012

Wisata Banda Aceh

Hey hey kamu semua, sudah pernah ke Banda Aceh? atau tau ga dimana Banda Aceh tu? Masak ga tau juga. ckckcck. Banda Aceh tu terletak di paling ujung pulau Sumatera dan paling barat wilayah Indonesia. Kota yang mayoritas penduduknya beragama muslim ini disebut juga Kota Serambi Mekkah karena disinilah pertama kali disebarkannya agama Islam ke Indonesia. Kerajaan yang sempat berjaya di kota ini adalah Kerajaan Islam Samudera Pasai. Siapa-siapa aja yang pernah jadi rajanya, lihat sendiri di buku Sejarah hihihi. Nama Kota Banda Aceh dulunya adalah Kueta Raja yang artinya Kota Para Raja.
Nah disini saya cuma mau ngeshare perjalanan saya selama wisata ke Kota Banda Aceh. Jadi mohon maaf bagi yang ingin mencari tahu hal lebih tentang Banda Aceh heheheeh..

Let check it out!!!


Nah, kalau ke Banda Aceh ga kan lengkap kalau tidak singgah ke Mesjid satu ini. Mesjid ini sudah cukup terkenal di dunia dan salah satu kebanggaan Indonesia. Nama mesjid ini adalah Mesjid Baiturrahman dan kapan di bangun saya kurang tahu, karena saya ke Banda Aceh cuma untuk liburan dan foto-foto doang. hehehe. Nah, Mesjid ini merupakan saksi bisu atas peristiwa-peristiwa yang pernah terjadi di Aceh seperti peristiwa Gempa Tsunami 2004 silam. Kalau mau masuk ke areal Mesjid ini, harus pakai pakaian Muslim dan Muslimah ya...

Nah, selanjutnya coba kunjungi Museum Tsunami. Lokasi ga terlalu jauh dari Mesjid Baiturrahman. Lokasi nya sangat strategis. Nah disini kalian bisa melihat benda-benda sisa keganasan Tsunami beberapa tahun silam dan tentunya ada alat-alat canggih penambah wawasan tentang Tsunami itu sendiri. Di jamin ga kan boring masuk ke Museum ini. Selain bentuk bangunan nya yang indah dan megah yang cocok untuk kalian yang hobi foto-foto, disini juga ada Bioskop 4D tentang ilustrasi Gempa dan Tsunami tentunya. Modern bukan? heheheh
Bentuk Museum ini kalau diperhatikan dari atas, terlihat seperti sebuah kapal yang tenggelam, cuma kelihatan cerobong asapnya dan disekelilingnya diselimuti gulungan ombak ganas. Mencerminkan keseraman Tsunami. Nah dari luar terlihat ukiran indah yang terinspirasi dari Tarian Saman yang terkenal itu. Nah hebatkan? pasti dijamin ingin kesini setelah membaca ini. heheheh


 Berikut ini adalah pintu masuk ke Areal Pemakaman Belanda. Walaupun sedikit menyeramkan tak salah kalau kita jalan-jalan mengunjunginya, sekedar lihat-lihat bentuk makamnya yang Gothic dan indah bagi saya. Di Areal Pemakaman juga terdapat Makam putera kesayangan Sultan Iskandar Muda yang memimpin Kerajaan Samudera Pasai, menurut cerita kenapa puteranya bisa dimakamkan di areal Pemakaman Belanda, disebabkan Sang Putera ketahuan melakukan sesuatu kejahatan dan kononnya Sang Sultan sendiri yang menghukum mati Putera kesayangannya itu. Kejahatan apa yang dilakukan pun saya kurang tahu. Sayangnya saya lupa untuk mengambil gambar makam putera kesayangannya itu, saya terlalu sibuk foto-foto disamping makam Belanda, karena bentuk makamnya mengingatkan saya tentang kuburan tua di Pemakaman Godric Hollow di film Harry Potter.

Kita kembali ke Museum tapi ini merupakan Museum Kebudayaan Aceh. Disini terdapat foto-foto sejarah situasi Aceh dari Zaman dulu kala, saat Belanda menjajah bahkan sampai saat ini. Di areal Museum juga terdapat bangunan rumah tradisional aceh yang bernama Rumoh Aceh. Di dalam rumah ini terdapat benda-benda tradisional masyarakat aceh seperti pelaminan, guci dan piring antik, alat-alat dapur tradisional dan banyak lainnya. Pokoknya pasti akan terkagum-kagum kalau sudah memasuki museum ini seperti memasuki Museum Tsunami. 
Nah, lemari di sebelah saya itu berisi barang-barang antik aceh djaman tempoe doeloe hehehhe

Ilustrasi dapur di Rumah Aceh tempoe doeloe heheheh.. 

Bagaimana? menarik bukan? Ayo kalau ada waktu kunjungi Banda Aceh, masih banyak tempat lain yang indah-indah di Banda Aceh, seperti lautnya, pantainya dan bangunan-bangunannya. Di kesempatan lain saya akan menginformasikan lebih banyak lagi tentang tempat wisata Banda Aceh. Let's Go to Visit Banda Aceh! Yeah!!